I'm waiting outside the line.



Nggak kerasa udah hampir 4 tahun ngejalanin kehidupan jadi mahasiswa. Entah kenapa, 4 tahun ini berasa lebih cepet dibandingkan dengan 3 tahun masa SMA. 

Karna lebih banyak libur daripada kuliahnya kali ya..... :P 

Aku termasuk orang dengan tipe ekstrovert. Bagiku, kebahagiaanku ya ketika aku bisa kumpul bersama teman-teman, membahas ‘kamu cari pacar kok nggak dapet-dapet’ sampai ‘mafia hukum di Indonesia’ udah jadi makanan wajib dan ditunggu-tunggu tiap kumpul.

Aku bukan seseorang yang pintar membagi waktu. Tapi aku berusaha untuk tetap mem-balance-kan kewajibanku untuk kuliah dengan kebutuhanku bersosialisasi. Bagiku, hang-out atau sekedar nongkrong makan bareng adalah kebutuhan. 

Kenapa kebutuhan? 

Karena......aku suka hahaha bukan ding. Sebenernya ini adalah akibat dari pilihan. Ketika aku memilih untuk berada di lingkungan ilmu ‘sosial’, maka selanjutnya adalah aku harus punya banyak teman untuk membuat sebuah ‘well connected’

Temen buat cari keuntungan?

Ya.

Ohmen. Hari gini kalian pergi main ngabisin waktu ngeluarin duit dan kalian nggak ngambil keuntungan apapun? Kasihan. 

Belajar lah banyak dari pengetahuan temanmu. Belajar dari pengalaman temanmu. Belajar saling menghargai. Belajar untuk punya attitude yang baik dan masih banyak keuntungan lain yang bisa kamu ambil ketika kamu b e r t e m a n. Terlebih lagi, suatu saat mereka akan menajdi koneksi mu untuk melintasi dunia. 

Aku setuju dengan kalimat “Kalau kamu masih mudah tersinggung berarti pulangmu kurang malam, mainmu kurang jauh”. Bukan berarti kamu harus nongkrong sampai malem dan sering liburan jauh jauh. Tapi kalimat itu mau bilang bahwa kalau kamu masih mudah tersinggung, berarti sosialisasi mu ke lingkungan itu belum ada. 

Aku suka pembahasan dari salah seorang teman beberapa waktu lalu. Saat itu kami sedang membahas mengenai pebisnis yang kotor. Pebisnis yang tidak bayar pajak atau melakukan kejahatan kepada negara. Menurutku pebisnis yang sampai berhasil membodohi negara adalah pebisnis yang pintar. Tapi menurut temanku, mereka bukan pintar tapi terlatih. 

So, bertemanlah. Berpetualanglah. Bersenang-senanglah. Bukan supaya kamu pintar dalam menghadapi kehidupanmu, tapi supaya kamu lebih terlatih.
Kalo belom paham, coba dengerin lagunya Grayson Chance- Waiting outside the line. 

I’m waiting :) 








Komentar

Postingan Populer